Momen peresmian gedung baru Puskesmas Teluk Lingga. Foto: Bahtiar/Pro Kutim
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan masyarakat di wilayah penyangga ibu kota kabupaten. Langkah ini ditandai dengan peresmian gedung baru Puskesmas Teluk Lingga di Kecamatan Sangatta Utara, yang kini bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan yang lebih representatif dan ramah kelompok rentan, Senin (23/2/2026).
Peresmian fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) ini dilakukan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekab) Rizali Hadi dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Yuwana Sri Kurniawati. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Ketua DPRD Kutim Jimmi, serta perwakilan dari TNI dan Polri.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa keberadaan Puskesmas Teluk Lingga merupakan manifestasi dari komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga. Menurutnya, puskesmas tidak sekadar tempat mengobati orang sakit, tetapi memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam fungsi promotif dan preventif.
"Puskesmas adalah benteng utama kesehatan masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih baik ini, kita berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas tanpa harus menempuh jarak jauh ke rumah sakit kecuali dalam kondisi darurat," tegas Ardiansyah.

Ia menambahkan, penguatan sektor kesehatan merupakan prioritas utama dalam membangun sumber daya manusia di Kutim.
"Optimalisasi layanan primer diharapkan mampu menekan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa proyek rehabilitasi total Puskesmas Teluk Lingga ini merupakan bagian dari 50 program unggulan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kutim. Pembangunannya melibatkan sinergi anggaran antara pemerintah pusat dan daerah.
Secara rinci, pembangunan tahap awal didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan sebesar Rp 5,51 miliar. Pengerjaan kemudian dilanjutkan menggunakan APBD Kabupaten Kutim Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 5,76 miliar hingga rampung sepenuhnya pada Desember 2025.
"Gedung baru ini dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pasien. Kami juga menghadirkan inovasi berupa layanan ramah anak dan layanan ramah lansia," kata Yuwana.

Selain pembaruan fisik gedung, Yuwana memastikan bahwa Puskesmas Teluk Lingga telah didukung oleh tenaga medis yang kompeten serta ketersediaan sarana penunjang medis yang memadai.
"Penekanan pada layanan ramah lansia dan anak menjadi poin krusial untuk memastikan semua lapisan masyarakat mendapatkan perlakuan yang inklusif," urainya.
Acara peresmian diakhiri dengan prosesi pengguntingan pita dan peninjauan langsung ke ruang-ruang pelayanan. Dengan beroperasinya gedung baru ini, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap Puskesmas Teluk Lingga dapat menjadi model pelayanan kesehatan dasar yang unggul di wilayah Kalimantan Timur.(kopi7/kopi13/kopi3)











