Widget Gambar

40 Tim Ramaikan Bumi Rapak Cup, Bukti Sinergi Desa dan Dunia Usaha 

40 Tim Ramaikan Bumi Rapak Cup, Bukti Sinergi Desa dan Dunia Usaha 
Kopi 17
Memuat tombol bagikan...

Pembukan Turnamen Sepak Bola Bumi Rapak Cup 2026. Foto: Fathul/Lintang Pro Kutim

KAUBUN – Penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Bumi Rapak Cup 2026 menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah desa dan dunia usaha dalam mendukung pengembangan olahraga masyarakat. Digelar di Stadion Buaya Rapak, Sabtu (1/8/2026), turnamen tersebut melibatkan 40 tim lokal dengan total hadiah pembinaan Rp 125 juta yang seluruhnya didukung PT Indexim Coalindo.

Kepala Desa Bumi Rapak sekaligus Ketua Panitia, Padil Hidayat, mengatakan penyelenggaraan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 kegiatan sepenuhnya menggunakan anggaran desa, tahun ini panitia menggandeng PT Indexim Coalindo menyusul adanya efisiensi anggaran pemerintah.

"Tahun lalu kegiatan ini murni melalui APBDes. Tahun ini karena ada efisiensi, kami berkoordinasi dengan PT Indexim Coalindo sehingga kegiatan tetap bisa terlaksana melalui kolaborasi," ujarnya.

Menurut Padil, kerja sama tersebut tidak hanya membuat turnamen tetap berjalan, tetapi juga meningkatkan jumlah peserta dari 28 tim pada tahun lalu menjadi 40 tim pada tahun ini.

Direktur Operasional PT Indexim Coalindo, Anderson Khwan, mengatakan perusahaan menyambut baik ajakan pemerintah desa untuk berkolaborasi. Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah ring satu, pihaknya ingin terus hadir mendukung kegiatan masyarakat.

"Kami percaya kegiatan ini bukan hanya pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi masyarakat. Kami siap mendukung kegiatan-kegiatan berikutnya," katanya.

Ia berharap hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat terus terjalin sehingga berbagai program pemberdayaan dapat berjalan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengapresiasi sinergi yang dibangun pemerintah desa bersama perusahaan. Menurutnya, kolaborasi semacam itu perlu terus dikembangkan agar manfaat kehadiran perusahaan semakin dirasakan masyarakat.

"Kalau perusahaan dan pemerintah bisa bergotong royong seperti ini, masyarakat yang akan menikmati manfaatnya. Ke depan saya berharap perusahaan-perusahaan lainnya juga ikut berpartisipasi sehingga kegiatan seperti ini semakin besar," ujar Mahyunadi.

Ia menilai dukungan sektor swasta terhadap kegiatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di bidang olahraga, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.(kopi17/kopi13/kopi3)

Memuat tombol bagikan...