Bupati Running Fest 2026 Buka Peluang UMKM, Melsa Ikut Meramaikan Gelaran Olahraga di Bukit Pelangi. Foto: Dewi/Pro Kutim
SANGATTA – Semangat berolahraga yang hadir dalam Bupati Running Fest 2026 di kawasan Lapangan Helipad atau Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (27/9/2026), berjalan beriringan dengan geliat ekonomi masyarakat. Sedikitnya 30 tenan UMKM ikut memanfaatkan keramaian kegiatan untuk menjual sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada peserta dan pengunjung. Kerumunan masyarakat di sekitar lokasi menjadi pasar langsung yang dimanfaatkan UMKM untuk menjangkau konsumen lebih luas.
Melsa merupakan salah satu pelaku usaha yang mengambil kesempatan tersebut. Ia membawa sejumlah jajanan dan makanan ringan, seperti onde-onde dengan berbagai varian rasa, lumpia, tahu gejrot hingga buah potong. Bagi Melsa, kehadiran dalam Bupati Running Fest 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk yang selama ini dijual kepada masyarakat yang lebih luas, terutama warga Sangatta dan Kutai Timur.
“Antusiasme pembeli sangat besar dibandingkan hari-hari biasanya. Kalau biasanya pendapatan ratusan ribu, selama dua hari ini bisa memperoleh di atas Rp1 juta,” ujar Melsa.
Peningkatan pendapatan tersebut dirasakan langsung dari ramainya pengunjung selama kegiatan. Bagi usaha rumahan dengan skala penjualan harian yang terbatas, momentum seperti ini memberikan kesempatan untuk meningkatkan omzet sekaligus menguji respons pasar terhadap produk yang ditawarkan.

Melsa berharap kegiatan dengan skala serupa dapat lebih sering dilaksanakan dan tetap memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal. Menurutnya, kegiatan yang mendatangkan banyak masyarakat memberikan manfaat nyata bagi usaha kecil.
“Harapannya event seperti ini lebih sering dilaksanakan karena sangat membantu pelaku UMKM dan usaha rumahan,” katanya.
Peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur turut menjadi potensi pasar bagi produk lokal. Interaksi langsung antara pedagang dan konsumen memungkinkan pelaku usaha memperkenalkan produknya, menerima masukan, sekaligus membuka peluang mendapatkan pelanggan baru.

Bagi pelaku UMKM, ruang seperti ini menjadi penting karena manfaat sebuah kegiatan tidak berhenti pada arena utama, tetapi juga dengan penataan kawasan usaha, promosi produk lokal dan pemberian ruang yang memungkinkan pelaku UMKM tumbuh bersama kegiatan.
Bupati Running Fest 2026 menunjukkan bahwa sebuah kegiatan olahraga dapat memiliki efek berantai di luar lintasan. Ketika ribuan orang berkumpul dalam satu kawasan, peluang ekonomi pun terbuka bagi masyarakat yang berada di sekitarnya.
Di balik suara langkah para pelari dan ramainya kawasan Bukit Pelangi, Melsa dan puluhan pelaku UMKM lainnya ikut mengambil bagian. Bagi mereka, Running Fest bukan sekadar tempat berjualan, melainkan kesempatan untuk menggerakkan usaha, memperluas pasar dan merasakan langsung denyut ekonomi dari sebuah kegiatan publik.(kopi15/kopi4/kopi3)










