Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam momen perpisahan peserta didik angkatan 27 SMA Negeri 1 Sangatta Utara. Foto: Rusli/Pro Kutim
SANGATTA – Suasana haru dan kebanggaan mewarnai kegiatan perpisahan Angkatan ke-27 SMA Negeri 1 Sangatta Utara yang digelar di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Kamis (2/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 2 Provinsi Kalimantan Timur Paeran, unsur Forkopimda, para kepala sekolah SMA/SMK di Sangatta Utara dan Selatan, serta orang tua wali murid kelas 12.
Kepala SMA Negeri 1 Sangatta Utara, Tatik Widayani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perpisahan tahun ini mengusung tema “Merajut Kenangan, Meniti Masa Depan”. Ia menegaskan bahwa sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan wadah pembentukan karakter, mental, dan nilai kebersamaan bagi para siswa.
“Selama tiga tahun, anak-anak kami telah ditempa secara akademik dan karakter. Hari ini, sebanyak 354 murid kelas 12 telah menyelesaikan proses pembelajaran dan siap meniti masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan capaian akademik siswa, di mana 37 siswa berhasil lulus melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, hingga Institut Teknologi Kalimantan (ITK).
“Kepada yang belum berhasil di jalur SNBP, jangan patah semangat. Masih ada kesempatan melalui SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Teruslah berjuang,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Tatik turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah melalui program beasiswa, seperti Beasiswa Kutim Tuntas dan Beasiswa Indonesia Emas Daerah, serta kontribusi dunia usaha dalam mendukung sarana prasarana pendidikan.
Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang, terutama dalam menghadapi tantangan era digital saat ini.
“Dunia saat ini sudah memasuki era digital. Semua sektor menggunakan teknologi, sehingga anak-anak kita harus mampu beradaptasi dan memanfaatkannya untuk pembangunan,” katanya.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk tidak melupakan jasa para guru dalam perjalanan hidup mereka.
“Tulis dalam hidup kalian, tidak ada bekas guru dan mantan guru. Ilmu yang diberikan akan terus hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan kita,” tegasnya.
Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama provinsi, dunia usaha, dan lembaga non-pemerintah telah menyediakan berbagai peluang beasiswa bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Menutup sambutannya, ia berpesan agar para lulusan menjaga nama baik almamater dan terus berjuang meraih cita-cita.
“Di mana pun kalian berada, tunjukkan karakter yang baik dan semangat pantang menyerah. Kalian adalah wajah dari sekolah ini,” tutupnya.

Selain prosesi perpisahan, dalam kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi sekolah. Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, meliputi prestasi akademik terbaik pada setiap paket pilihan mata pelajaran, prestasi non-akademik di berbagai bidang seperti olahraga, seni, dan kompetisi tingkat daerah hingga nasional, serta penghargaan murid berkarakter dengan kategori paling disiplin, tanggung jawab, sopan dan ramah, aktif dan kreatif, serta peduli lingkungan. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri di masa mendatang.
Kegiatan perpisahan berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan di bangku SMA sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa menuju masa depan yang lebih luas.(kopi17/kopi13/kopi3)








