Widget Gambar

Bulutangkis Jadi Arena Kampanye Antinarkotika di Kutai Timur

Bulutangkis Jadi Arena Kampanye Antinarkotika di Kutai Timur
hms3
Memuat tombol bagikan...

BNNK Kutim menggelar Kejuaraan Bulutangkis BNN Cup 2026 pada Jumat, (26/6/2026), di Lapangan WPC, belakang Toko Wahyu Elektronik, Sangatta memperingat HANI. Foto: Istimewa 

SANGATTA - Upaya memerangi penyalahgunaan narkotika tidak selalu ditempuh melalui penegakan hukum semata. Di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pendekatan preventif diwujudkan lewat ruang-ruang kebersamaan yang akrab dengan masyarakat. Kampanye antinarkotika di Simpang Tiga Jalan Abdul Wahab Syahranie, Sangatta Utara hingga penyelenggaraan Kejuaraan Bulutangkis BNN Cup 2026 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kutim.

Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar BNNK Kutim untuk menumbuhkan kesadaran publik bahwa perang melawan narkotika memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Melalui olahraga dan edukasi, pesan tentang pentingnya menjalani kehidupan sehat disampaikan dengan pendekatan yang lebih membumi dan mudah diterima, terutama oleh kalangan generasi muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kampanye antinarkotika yang dilaksanakan di Simpang Tiga Jalan Abdul Wahab Syahranie. Aksi tersebut menjadi bagian dari gerakan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus mengajak masyarakat mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Masih dalam rangkaian HANI 2026, BNNK Kutim membuka Kejuaraan Bulutangkis BNN Cup 2026 pada Jumat, (26/6/2026), di Lapangan WPC, belakang Toko Wahyu Elektronik, Sangatta.

Suasana pembukaan berlangsung khidmat sekaligus semarak. Acara diawali dengan laporan panitia, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala BNNK Kutim, AKBP Risnoto, sebelum kejuaraan secara resmi dibuka.

Dalam sambutannya, AKBP Risnoto menegaskan bahwa olahraga merupakan salah satu sarana efektif untuk membentuk karakter generasi muda.

"Olahraga merupakan salah satu sarana efektif dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kekompakan, dan ketahanan diri, sehingga mampu menjadi benteng dalam mewujudkan generasi yang tangguh dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan upaya P4GN tidak hanya menjadi tanggung jawab BNN, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, semangat hidup sehat dan berprestasi harus terus dikampanyekan agar menjadi budaya yang mengakar di tengah kehidupan masyarakat.

Pembukaan kejuaraan kemudian ditandai secara simbolis oleh Kepala BNNK Kutim, disaksikan para tamu undangan, peserta, panitia, serta masyarakat yang hadir. Kejuaraan tersebut diharapkan bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wahana edukasi, mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat fair play (bermain secara jujur dan sportif), serta memperkokoh komitmen bersama mewujudkan Kutai Timur Bersinar atau Bersih dari Narkoba.

Sebanyak 32 tim dengan total 64 peserta ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas selama seluruh rangkaian perlombaan berlangsung. Kejuaraan ditutup pada Sabtu malam, (27/6/2026), di lokasi yang sama. Penutupan dirangkaikan dengan penyerahan trofi, piagam penghargaan, serta hadiah kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan semangat para peserta selama mengikuti pertandingan. Adapun hasil kejuaraan menetapkan pasangan Ima dan Fitri sebagai Juara I, disusul Telin dan Shopia pada posisi Juara II, serta Nur Rista dan Risnawati sebagai Juara III.

BNNK Kutim menilai penyelenggaraan BNN Cup 2026 merupakan bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kedekatan institusi dengan masyarakat melalui kegiatan yang bernilai positif. Melalui kejuaraan tersebut, BNNK Kutim berharap semangat sportivitas, kebersamaan, dan kepedulian terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika terus bertumbuh di tengah masyarakat. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan HANI 2026 sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Kutim Bersinar, yakni Kutim yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (kopi3)

Memuat tombol bagikan...