Widget Gambar

Bupati Buka RUPS BPR Kutim, Jaga Nadi Ekonomi Rakyat

Bupati Buka RUPS BPR Kutim, Jaga Nadi Ekonomi Rakyat
kopi 14
Memuat tombol bagikan...

Bupati Kutim saat buka RUPS BPR Kutim 2026. Foto Nasruddin.

SAMARINDA - Ruang Ruby Meeting Room, Lantai 3 Hotel Mercure Samarinda, Senin (16/2/2026), menjadi saksi arah baru pengelolaan bank milik daerah. PT Bank Perekonomian Rakyat Kutim menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, forum tahunan yang menentukan haluan korporasi sekaligus menakar kesehatan lembaga keuangan tersebut.

Rapat dibuka langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Kehadirannya menandai pentingnya peran BPR sebagai instrumen penggerak ekonomi kerakyatan di Kutim. Di hadapan direksi, dewan komisaris, dan para pemegang saham, ia menekankan urgensi transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan perbankan daerah.

Agenda RUPS kali ini memuat sejumlah pokok bahasan strategis. Direksi memaparkan laporan kinerja sepanjang 2025, disusul pembahasan dan pengesahan laporan keuangan yang kelak menjadi pijakan dalam penentuan dividen maupun arah investasi. Forum juga membicarakan Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2026, termasuk opsi penjualan atau pengalihan saham guna memperkokoh struktur permodalan.

Penguatan kapital dinilai krusial agar bank mampu memperluas penyaluran kredit secara berkesinambungan kepada masyarakat. Selain itu, rapat turut membahas rencana pembangunan gedung kantor baru sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur fisik, serta penambahan unsur kepengurusan untuk mempertebal profesionalisme dan ketanggapan manajerial terhadap dinamika nasabah.

Terkait waktu pelaksanaan, Ardiansyah menjelaskan pertimbangan pragmatis sekaligus strategis.

“Sengaja kita laksanakan hari ini karena melihat jadwal di depan cukup padat. Kita ingin menuntaskan laporan tahun buku 2025 sebelum memasuki bulan Ramadan dan agenda Safari Syawal yang biasanya sangat menyita waktu,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menyinggung dimensi spiritual karena rapat berlangsung pada bulan Sya’ban. Momentum ini, menurutnya, diharapkan membawa keberkahan bagi pertumbuhan usaha BPR Kutim sehingga kontribusinya terhadap kesejahteraan warga semakin meluas.

Dalam lanskap ekonomi daerah, BPR Kutim diposisikan sebagai mitra utama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Kita ingin bank milik daerah ini menjadi mitra terdepan bagi para pelaku usaha kecil dan menengah agar mampu mandiri dan berkembang di tengah persaingan ekonomi global,” jelasnya.

Sebelumnya, Dewan Komisaris PT BPR Kutim, Yulianti, memaparkan bahwa sepanjang 2025 pihaknya menjalankan fungsi pengawasan secara intensif. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan strategi yang dirumuskan direksi tetap selaras dengan target yang telah disepakati.

“Kami secara aktif menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan strategi bisnis bank selaras dengan target. Kami yakin dengan tata kelola yang kuat, BPR Kutim akan semakin sehat dan terpercaya,” ujar Ibu Yulianti di hadapan Bupati Kutim dan para pemegang saham.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi, mulai dari Direktur Utama Saptoro, Direktur Operasional dan Kepatuhan Muhammad Nasir, serta seluruh karyawan atas dedikasi mereka menjaga stabilitas dan kesinambungan usaha bank.

“Kita berharap, dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan para pemegang saham dapat menjadi motor penggerak bagi BPR Kutim untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat di Kutim,” jelasnya.

Melalui RUPS Tahun Buku 2025 ini, BPR Kutim diharapkan mampu meneguhkan tata kelola yang tertib, memperhalus manajemen risiko, serta memastikan setiap lini usaha berjalan sesuai regulasi dan kaidah etika perusahaan. Di tengah arus ekonomi yang kian kompetitif, forum tahunan ini menjadi penanda ikhtiar menjaga nadi ekonomi rakyat tetap berdenyut. (kopi14/kopi3)

Memuat tombol bagikan...