Widget Gambar

Cerita Unik di Balik Listrik 24 Jam di Senambah

Cerita Unik di Balik Listrik 24 Jam di Senambah
Kopi 5
Memuat tombol bagikan...

Bupati Ardiansyah Sulaiman bertemu sapa dengan masyarakat Senambah. Foto: Nupiansyah/Bagus Pro Kutim

MUARA BENGKAL – Gelak tawa mewarnai sambutan Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, dalam acara HUT ke-76 Desa Senambah dan Syukuran Listrik 24 Jam di Lapangan Sepak Bola Desa Senambah, Rabu (29/7/2026). Di balik kebahagiaan warga Desa Senambah dan Mulupan yang kini merdeka dari kegelapan, tersimpan deretan cerita unik dan menggelitik.

Dalam peresmian tersebut, Bupati Ardiansyah membagikan kisah menggelitik dari laporan pengurus PLN Bontang dan Sangatta yang pernah mengalami kejadian tak terduga di wilayah Muara Bengkal.

"Saya sempat tertawa terbahak-bahak saat dilapori kalau tiang listrik PLN pernah 'dibajak' oleh warga di Muara Bengkal. Kejadian ini sangat lucu tapi sekaligus heroik," cerita Bupati diiringi tawa para tamu undangan.

Menurut Bupati, aksi nekat warga mencegat dan menahan tiang listrik tersebut sebenarnya lahir dari rasa keputusasaan sekaligus kerinduan mendalam masyarakat akan hadirnya energi listrik. Meski demikian, ia memaklumi bahwa saat itu warga belum sepenuhnya memahami adanya alur regulasi dan prosedur teknis penyaluran listrik desa.

Sisi unik lainnya muncul sesaat setelah aliran listrik PLN resmi menyala 24 jam selama satu bulan terakhir. Fenomena menarik terjadi ketika warga desa berbondong-bondong pulang dari kota membawa barang elektronik berukuran besar.

"Begitu listrik nyala, masyarakat langsung pulang membawa kulkas dan AC dari Samarinda," ungkap Ardiansyah.

Melihat antusiasme tersebut, Bupati mengimbau warga agar pemanfaatan barang elektronik ini tidak hanya untuk kenyamanan, tetapi juga diimbangi dengan kegiatan produktif seperti usaha kuliner atau ritel rumah tangga demi mendongkrak ekonomi keluarga.

Tak lupa, Bupati memberikan peringatan khusus terkait keamanan kelistrikan rumah tangga. Ia mengingatkan warga agar tidak melakukan penyambungan arus secara sembarangan.

"Jangan sampai jaringan kabel di rumah 'becali-cali' atau kusut tak beraturan. Gunakan kabel yang sesuai standar PLN agar terhindar dari bahaya kebakaran," pesan Ardiansyah mengingatkan.(kopi5/kopi13)

Memuat tombol bagikan...