Widget Gambar

Dari Pelepasan Siswa SMA-2 Sangatta Utara, Ardiansyah Gaungkan Transformasi SDM dan Ekonomi Daerah

Dari Pelepasan Siswa SMA-2 Sangatta Utara, Ardiansyah Gaungkan Transformasi SDM dan Ekonomi Daerah
kopi 15
Memuat tombol bagikan...

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam momen pelepasan siswa SMAN 2 Sangatta Utara. Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong transformasi ekonomi daerah saat menghadiri acara ramah tamah dan pameran karya siswa serta pelepasan kelas XII SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi pada Selasa (7/4/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dewan guru, orang tua siswa, serta para siswa.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pendidikan generasi muda di Kutim.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya karena sebelumnya menghadiri pembukaan Musrenbang, sekaligus mengaitkan tema pembangunan daerah dengan kegiatan pendidikan.

“Tema Musrenbang RKPD 2027 adalah transformasi ekonomi melalui peningkatan infrastruktur dan sumber daya manusia. Ini sangat relevan dengan kegiatan hari ini,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kutim lanjutnya, terus menunjukkan komitmen serius dalam peningkatan SDM melalui berbagai program strategis. Salah satunya kerja sama dengan Universitas Mulawarman untuk program pendidikan kedokteran sejak tahun ajaran 2022/2023, meski kuota masih terbatas.

Selain itu, program Beasiswa Kutim Tuntas yang berjalan sejak 2022 kini diperluas menjadi Beasiswa Kutim Emas sejak 2024. Program ini mengadopsi konsep Beasiswa Indonesia Emas dengan mengirimkan puluhan siswa terbaik Kutim ke perguruan tinggi ternama setiap tahunnya.

“Setiap tahun kita targetkan 50 anak. Tahun 2024 dan 2025 masing-masing 50 siswa kita kirim ke kampus-kampus unggulan seperti ITB dan UI,” jelasnya.

Tak hanya dari pemerintah, dukungan juga datang dari pihak swasta seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) serta Baznas, termasuk peluang studi hingga ke luar negeri. Secara keseluruhan, diperkirakan 150 hingga 200 pelajar Kutai Timur memperoleh kesempatan pendidikan sarjana setiap tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berbagi pengalaman pribadinya saat diterima melalui jalur PMDK di IKIP Malang pada tahun 1984. Namun, kesempatan itu tidak dapat diambil karena keterbatasan biaya.

Pengalaman tersebut menjadi refleksi pentingnya dukungan orang tua dan pemerintah terhadap akses pendidikan saat ini.

Ia juga mengingatkan siswa yang telah diterima melalui jalur SBMPTN agar benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Kalau tidak diambil, sekolah bisa terdampak tidak mendapatkan kuota di tahun berikutnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti arah pembangunan ekonomi Kutim yang kini mulai bergeser dari ketergantungan pada sektor migas dan batu bara menuju sektor yang lebih berkelanjutan.

Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi dari sektor migas dan batu bara mengalami perlambatan, sementara sektor lain seperti jasa, UMKM, dan pertanian justru menunjukkan peningkatan signifikan.

“Pertumbuhan sektor non migas dan non-batu bara meningkat dari 8 persen menjadi 11 persen. Ini menunjukkan arah pembangunan kita sudah berada di jalur yang tepat,” ungkapnya.

Munculnya petani milenial serta komunitas tani muda juga menjadi indikator positif kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan struktur ekonomi daerah.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi mereka dalam membentuk karakter dan kemandirian siswa.

Ia berharap seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Sangatta Utara dapat lulus dengan hasil terbaik dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta kembali berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Kami tidak berharap kalian semua menjadi pegawai pemerintah. Tapi jadilah generasi yang mampu membangun Kutim dari berbagai sektor,” pungkasnya.(kopi15/kopi13/kopi3)

Memuat tombol bagikan...