Kepala Disdikbud Kutim Mulyono memberikan keterangan pers terkait beasiswa SD-SMP. Foto: Dewi/Pro Kutim
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa yang menjangkau seluruh jenjang pendidikan. Tidak hanya memberikan bantuan bagi siswa berprestasi dan keluarga kurang mampu, pemerintah daerah juga menghadirkan skema khusus bagi para penghafal Al-Qur'an sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi akademik sekaligus pembinaan karakter.
Program beasiswa untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim. Sementara untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi, mulai dari SMA hingga perguruan tinggi, pengelolaannya berada pada perangkat daerah lain melalui program beasiswa daerah, yakni Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mulyono, menjelaskan bahwa pemerintah daerah menyiapkan dua kategori beasiswa bagi peserta didik SD dan SMP, yakni beasiswa umum serta beasiswa khusus bagi penghafal Al-Qur'an.
Beasiswa umum diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu maupun siswa yang memiliki prestasi akademik. Pada tahun ini, besaran bantuan yang diberikan mencapai Rp 1 juta untuk setiap siswa SD dan Rp 1,5 juta bagi setiap siswa SMP.

Jumlah penerima beasiswa umum juga terbilang besar. Disdikbud mencatat lebih dari 12.000 siswa SD memperoleh bantuan tersebut, sementara sekitar 2.500 siswa SMP turut menerima manfaat program yang dibiayai pemerintah daerah itu.
Selain beasiswa umum, Pemkab Kutai Timur (Kutim) juga memberikan perhatian khusus kepada peserta didik yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur'an. Melalui program beasiswa tahfiz, sebanyak 1.000 siswa menerima bantuan pendidikan, terdiri atas 700 siswa SD dan 300 siswa SMP.
Nilai bantuan yang diberikan lebih tinggi dibandingkan beasiswa umum. Setiap siswa SD penerima beasiswa tahfiz memperoleh bantuan sebesar Rp 2,5 juta, sedangkan siswa SMP menerima Rp 3 juta.
Program tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun keagamaan. Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.
Untuk jenjang pendidikan di atas SMP, Pemerintah Kabupaten Kutim juga telah menyiapkan berbagai skema pembiayaan pendidikan yang dikelola melalui perangkat daerah terkait bagian Kesra Setkab Kutim. Program tersebut mencakup beasiswa bagi pelajar SMA, mahasiswa diploma, strata satu (S1), strata dua (S2), hingga strata tiga (S3).
Skema yang tersedia meliputi program Beasiswa Tuntas maupun Beasiswa Stimulan yang selama ini menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kutim.
Melalui kesinambungan program beasiswa dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, Pemkab Kutim berupaya memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan. Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi unggul dan menjadi cahaya bagi masa depan pembangunan daerah.
Dengan cakupan penerima yang mencapai belasan ribu siswa di tingkat dasar serta dukungan beasiswa hingga pendidikan tinggi, pemerintah berharap semakin banyak putra-putri Kutim memperoleh kesempatan belajar yang lebih luas, mengembangkan potensi diri, dan kelak kembali berkontribusi bagi kemajuan daerah.(kopi15/kopi13/kopi3)








