370 siswa dari TK Pembina Kutim dan KB Intan Permata antusias dalam kegiatan outing class bersama Damkarmat.Foto: Habibah/Pro Kutim
SANGATTA – Sebanyak 370 siswa dari TK Negeri Pembina Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kelompok Bermain (KB) Intan Permata mengikuti kegiatan outing class edukatif di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutim, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya sadar bencana dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya kebakaran sejak usia dini.
Acara bertajuk “Siaga Api, Aku Anak Hebat, Berani dan Waspada” tersebut dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah Ardiansyah. Dalam sambutannya, Siti menekankan pentingnya pendidikan karakter dan mitigasi bencana bagi anak-anak agar mereka memiliki pemahaman dasar dalam menjaga keselamatan diri serta lingkungan.
“Anak-anak kita hari ini belajar menjadi pribadi yang berani, waspada, dan peduli terhadap keselamatan. Kegiatan ini adalah sarana penting untuk menanamkan kesadaran tentang bahaya kebakaran serta cara bersikap tanggap dalam situasi darurat,” ujar Siti Robiah.

Sejak pagi, suasana di depan Kantor Damkarmat Kutim dipenuhi keceriaan para siswa. Mereka tidak hanya melihat unit armada pemadam dari dekat, tetapi juga diperkenalkan secara langsung dengan berbagai peralatan penyelamatan. Para petugas memberikan simulasi sederhana mengenai cara menangani api dan langkah-langkah evakuasi yang aman bagi anak-anak.

Kepala Dinas Damkarmat Kutim, Failu, menyatakan bahwa edukasi kepada masyarakat khususnya kelompok usia dini merupakan bagian dari komitmen pelayanan instansinya.
“Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk budaya sadar keselamatan sejak dini. Kami berharap anak-anak dapat memahami langkah-langkah dasar jika terjadi kebakaran,” kata Failu.

Selain fokus pada edukasi, Failu menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan standarisasi pos pemadam kebakaran di tingkat kecamatan. Penguatan sarana dan prasarana (sarpras) menjadi prioritas untuk memastikan respons cepat (response time) terhadap laporan kebakaran maupun penyelamatan non-kebakaran di seluruh wilayah Kutim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pencegahan Damkarmat Kutim Wilhelmina Magdalena Kailola, serta Kepala TK Negeri Pembina Kutim Nurjannah. Melalui pengalaman belajar di luar kelas ini, para siswa diharapkan memiliki bekal pengetahuan praktis yang berguna dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menghapus rasa takut terhadap profesi petugas pemadam kebakaran.(kopi10/kopi13/kopi3)








