Widget Gambar

Growth 2026 Didukung Pemkab Kutim Menuju Ekonomi Berkelanjutan

Growth 2026 Didukung Pemkab Kutim Menuju Ekonomi Berkelanjutan
kopi12
Memuat tombol bagikan...

Audiensi Tim MTMA bersama Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Foto: Fathul/Pro Kutim

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menerima audiensi Tim My Trip My Adventure (MTMA) Pusat bersama MTMA Kutim di Ruang Kerja Bupati, Rabu (22/7/2026). Audiensi tersebut turut dihadiri Manajer External PT Kaltim Prima Coal (KPC), Nanang Supriyadi, untuk membahas persiapan penyelenggaraan Kutim Growth Forum 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 mendatang.

Mengusung tema "Transformasi Ekonomi Kutai Timur Menguatkan Desa, UMKM, dan SDM Lokal untuk Pertumbuhan Berkelanjutan," forum ini dirancang sebagai wadah kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan strategi percepatan transformasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan forum yang dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan ekonomi Kutim ke depan membutuhkan ruang dialog yang mampu menghimpun berbagai gagasan, potensi, dan inovasi dari seluruh elemen masyarakat.

"Kita memang membutuhkan wadah seperti ini. Banyak potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, hingga pemanfaatan sumber daya alam secara optimal. Semua itu harus mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur," ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa forum seperti Kutim Growth Forum memiliki peran strategis dalam membangun sinergi antarpemangku kepentingan. Melalui forum ini, pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dapat saling bertukar gagasan, memperkuat kemitraan, serta menyusun langkah-langkah konkret untuk menjawab tantangan pembangunan daerah di masa mendatang.

Lebih lanjut, Bupati berharap pelaksanaan Kutim Growth Forum 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. Ia juga menaruh harapan besar agar generasi muda menjadi bagian aktif dalam forum tersebut.

"Saya berharap kegiatan ini terlaksana dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi, terutama dari generasi muda Kutai Timur. Forum ini harus menjadi ruang belajar, berdiskusi, bertukar gagasan, serta membangun jejaring untuk mempersiapkan anak muda menjadi pelaku utama transformasi ekonomi daerah," tegasnya.

Menurut Bupati, keterlibatan generasi muda sangat penting karena transformasi ekonomi membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan berbagai peluang yang dimiliki daerah. Ia optimistis forum ini akan melahirkan perspektif baru, memperluas peluang kerja sama, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Manajer External PT Kaltim Prima Coal (KPC), Nanang Supriyadi, menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung penuh penyelenggaraan Kutim Growth Forum 2026. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan forum yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

"Kami hadir untuk memberikan dukungan. Harapannya, seluruh pihak dapat saling bersinergi sehingga pelaksanaan Kutai Timur Growth Forum 2026 berjalan maksimal dan menghasilkan kontribusi positif bagi transformasi ekonomi Kutai Timur," ujarnya.

Kutim Growth Forum 2026 diharapkan menjadi platform kolaboratif yang mampu menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat pembangunan desa, meningkatkan daya saing UMKM, mengembangkan kualitas sumber daya manusia lokal, serta membuka peluang investasi dan kemitraan yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(kopi12/kopi13/kopi3)

Memuat tombol bagikan...