Jalannya Rakor Persiapan HUT ke-27 Kutim. Foto: Miftah/Pro Kutim
SANGATTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun 2026 diarahkan tidak sekadar menjadi seremoni pemerintahan, tetapi juga menghadirkan suasana perayaan yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi persiapan HUT ke-27 Kutim yang digelar di Ruang Arau Kantor Bupati Kutim, Kamis (10/9/2026).
Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Seskab Kutim Trisno, dan dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Kabag Tata Pemerintahan Joni Abdi Setia, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Iwan Adiputra, serta perwakilan Polres, Kodim, Lanal dan sejumlah perangkat daerah.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai persiapan rangkaian kegiatan peringatan HUT Kutim ke-27, termasuk agenda yang dinilai menjadi pembeda pada perayaan tahun ini, yakni Erau Tijak Tanah.
Trisno mengatakan, Erau Tijak Tanah menjadi salah satu rangkaian yang memberikan warna berbeda dalam peringatan HUT Kutim tahun ini.
“Sepanjang Kutim berdiri, baru tahun ini kalau dibilang spesial. Yang berbeda tahun ini, dalam rangkaian itu ada Erau Tijak Tanah,” ujarnya
.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya hadir sebagai bagian dari perayaan tahun ini, tetapi dapat berkembang menjadi identitas budaya yang terus dipertahankan dalam penyelenggaraan HUT Kutim pada tahun-tahun berikutnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mendorong agar pelaksanaan HUT tahun ini dikemas lebih baik dan meriah. Ia berharap rangkaian kegiatan tidak hanya berpusat pada agenda pemerintahan, tetapi memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kalau bisa HUT Kutim ini lebih banyak untuk masyarakat. Biar ada suasana pesta yang dirasakan masyarakat,” kata Mahyunadi.
Arahan tersebut menjadi perhatian dalam penyusunan rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kutim, sehingga momentum hari jadi daerah dapat menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Selain menjadi momentum memperingati perjalanan 27 tahun Kabupaten Kutim, rangkaian HUT tahun ini juga diharapkan dapat memperkuat identitas daerah melalui kegiatan budaya serta menghadirkan perayaan yang lebih dekat dengan masyarakat.(kopi8/kopi13/kopi3)








