Teks foto: Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfoperstik) Kutai Timur Ronny Bonar Hamonangan Siburian mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menerima penghargaan untuk pasangan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi pada ajang Tribun Kaltim Award 2026 di Hotel MaxOne Balikpapan, Jumat (30/7/2026).
BALIKPAPAN - Di tengah tuntutan masyarakat kepada pemerintahan yang semakin terbuka, bersih, dan berpihak pada kepentingan publik, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali memperoleh pengakuan di tingkat regional. Penghargaan tersebut hadir melalui ajang Tribun Kaltim Award 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Nusantara di Hotel MaxOne Balikpapan, Jumat (30/7/2026).
Pada momen yang berlangsung malam hari itu, Kabupaten Kutim memperoleh dua penghargaan untuk pasangan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen dalam mewujudkan pelayanan publik tanpa suap serta perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan guru. Penghargaan bagi pasangan kepala daerah Kutim tidak diterima secara langsung, melainkan diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfoperstik) Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian.

Selain penghargaan kepada Pemkab Kutim, Ketua DPRD Kutim Jimmi juga menerima apresiasi atas perannya yang dinilai aktif dan koordinatif dalam mengawal berbagai program pembangunan daerah. Kehadiran penghargaan tersebut mencerminkan penilaian terhadap ikhtiar berbagai unsur penyelenggara pemerintahan dalam menjaga kesinambungan pembangunan di Kalimantan Timur (Kaltim).
Ajang Tribun Kaltim Award merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, unsur legislatif, perusahaan, lembaga, yayasan, hingga tokoh publik yang dinilai memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kaltim. Penilaian dilakukan melalui serangkaian proses yang mempertimbangkan berbagai indikator, sehingga penghargaan diberikan berdasarkan capaian yang telah ditunjukkan masing-masing penerima.

Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network, Dahlan Dahi, menjelaskan bahwa seluruh penerima penghargaan ditetapkan berdasarkan hasil monitoring, pengolahan data publikasi, serta evaluasi terhadap berbagai indikator capaian pembangunan daerah di Kaltim.
Menurut Dahlan, media memiliki tanggung jawab yang tidak berhenti pada fungsi kontrol sosial. Di sisi lain, media juga berkewajiban memberikan penghormatan kepada para pemimpin yang dinilai berhasil menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
"Kami di Tribun Network dan Kaltim Network percaya bahwa tugas media bukan hanya menyampaikan kritik dan kontrol sosial, melainkan juga memberikan apresiasi kepada para pemimpin yang terbukti memberikan kontribusi nyata dan inspiratif bagi masyarakat," ujar Dahlan dalam sambutannya yang disampaikan melalui video.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi laboratorium percontohan (ruang pembelajaran untuk melahirkan praktik terbaik) bagi daerah lain dalam menghadirkan inovasi pembangunan serta pelayanan publik. Menurutnya, berbagai kepala daerah di Kaltim terus memperlihatkan ikhtiar melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian budaya, hingga pembangunan infrastruktur pelayanan publik.
Pandangan serupa disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim Ririn Sari Dewi yang juga merangkap Plt Karo Adpim. Wagub melalui sambutan tertulis menekankan bahwa pembangunan hanya dapat berlangsung optimal apabila ditopang kolaborasi yang kukuh antarpemangku kepentingan.

Menurut Ririn, sinergi pemerintah, media, dunia usaha, dan masyarakat merupakan sendi utama dalam mempercepat pembangunan daerah. Ia juga mengapresiasi keterbukaan pemerintah daerah dalam membangun komunikasi bersama media.
"Pembangunan Kaltim tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan lahir dari sinergi yang kuat antara kebijakan pemerintah, dukungan media, serta partisipasi aktif masyarakat," kata Ririn diavara yang turut dihadiri Sultan Kutai Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, pejabat Pemprov Kaltim, kepala daerah atau perwakilan Pemkab Pemkot se-Kaltim, legislator pusat dan daerah, perusahaan swasta dan masyarakat.
Penghargaan yang diraih Pemkab Kutim diharapkan menjadi pemantik untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik, memperkukuh tata kelola pemerintahan yang bersih. Serta melahirkan berbagai inovasi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Lebih jauh, capaian tersebut diharapkan mempererat jejaring kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, media, dunia usaha, dan masyarakat. Keterpaduan itu menjadi modal penting dalam menghela pembangunan yang berkesinambungan, memperluas manfaat pelayanan publik, sekaligus memperkuat daya saing Kutim di tengah dinamika pembangunan Kaltim yang terus bertumbuh. (kopi14/kopi3)








