Widget Gambar

Kutim Siapkan Generasi Paskibraka Berkarakter

Kutim Siapkan Generasi Paskibraka Berkarakter
Kopi 8
Memuat tombol bagikan...

Jalannya pembukaan seleksi Paskibraka Kutim 2026. Foto: Miftah/Pro Kutim

SANGATTA – Sebanyak 134 pelajar tingkat SMA dari 18 kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengikuti pembukaan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Aula Hotel Five Style Kutai Permai, Selasa (7/4/2026) malam.

Wajah-wajah penuh semangat dan antusiasme tampak dari para peserta yang telah melalui proses penjaringan awal di wilayah masing-masing. Seleksi tahun ini menghadirkan sejumlah perubahan dengan sistem yang lebih terstruktur dan ketat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya dan Agama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim Hapiah, menjelaskan bahwa pola seleksi kini berbasis tim di tingkat kecamatan. Setiap kecamatan terdapat tim penjaring yang melibatkan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), sekolah, purna Paskibraka, dan tenaga medis dari puskesmas.

“Setiap kecamatan maksimal mengirimkan enam orang peserta. Tahun ini tidak lagi menggunakan sistem jemput bola oleh tim kabupaten, tetapi penjaringan dilakukan langsung oleh tim di kecamatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, khusus wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, penjaringan dilakukan dengan melibatkan purna Paskibraka yang turun langsung ke sekolah-sekolah. Seluruh peserta yang lolos telah melalui tahapan seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan (TWK), dan tes intelegensi umum (TIU).

Dari proses tersebut, terpilih 134 peserta yang selanjutnya mulai hari ini mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Tahapan akhir akan ditentukan melalui tes minat dan bakat sebagai penilaian tambahan.

Adapun kuota yang dibutuhkan dalam seleksi tahun ini terdiri dari dua pasang perwakilan untuk tingkat provinsi, dan 36 orang untuk tingkat kabupaten dengan komposisi 18 putra dan 18 putri.

Selama proses seleksi hingga pelatihan, peserta akan dipusatkan di BKPSDM Kutim sebagai lokasi pembinaan dan penginapan seperti tahun sebelumnya.

Hapiah berharap, melalui proses seleksi yang lebih sistematis ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

“Melalui kepaskibrakaan ini, kami ingin menyiapkan generasi muda yang smart, berideologi Pancasila, berkarakter NKRI, dan ke depan mampu menjadi calon pemimpin bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono, menegaskan bahwa seleksi tahun ini dirancang untuk menghasilkan calon Paskibraka yang benar-benar berkualitas melalui proses yang objektif dan transparan.

“Harapan kami, seleksi tahun 2026 ini mampu menghasilkan calon Paskibraka terbaik. Secara fisik terlihat ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, dan tentu proses seleksi juga kami perketat,” ungkapnya.

Dengan sistem seleksi yang semakin komprehensif, Paskibraka Kutim 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pengibar bendera, tetapi juga representasi generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi.(kopi8/kopi13/kopi3)

Memuat tombol bagikan...