Widget Gambar

Loket Tunai Ditutup, Perumdam Tirta Tuah Benua Beralih ke Pembayaran Online

Loket Tunai Ditutup, Perumdam Tirta Tuah Benua Beralih ke Pembayaran Online
hms3
Memuat tombol bagikan...

SANGATTA - Perubahan pola pembayaran rekening air mulai diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur (TTB Kutim). Perusahaan daerah tersebut resmi menutup layanan pembayaran melalui loket kasir dan mengalihkan seluruh transaksi pembayaran pelanggan ke sistem daring atau online.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pembaruan layanan yang tengah dijalankan perusahaan. Transformasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperbaiki mutu pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kutim.

Direktur Utama Perumdam TTB Kutim, Suparjan, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi sistem layanan perusahaan.

“Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan sekaligus komitmen untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, praktis, dan transparan bagi masyarakat di wilayah Kutai Timur,” ujarnya.

Penutupan loket pembayaran dilakukan seiring penerapan sistem pembayaran digital yang memungkinkan pelanggan tidak lagi harus datang langsung ke kantor pelayanan, hanya untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran rekening air bulanan.

Menurut Suparjan, sistem pembayaran daring memberikan ruang kemudahan bagi pelanggan. Transaksi dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja selama terhubung dengan layanan perbankan maupun platform pembayaran digital yang telah terintegrasi dengan sistem perusahaan.

“Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan agar dapat melakukan pembayaran kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan,” katanya.

Melalui sistem pembayaran online tersebut, pelanggan memiliki berbagai pilihan kanal transaksi yang dapat digunakan secara aman dan mudah diakses. Kanal pembayaran yang tersedia meliputi layanan mobile banking, ATM, dompet digital atau e-wallet, serta jaringan mitra PPOB resmi yang telah bekerja sama dengan Perumdam TTB Kutim.

“Dengan sistem pembayaran online, pelanggan memiliki lebih banyak pilihan kanal pembayaran yang aman dan mudah diakses. Ini merupakan bagian dari modernisasi layanan perusahaan,” tutur Suparjan.

Selain memberikan kemudahan bagi pelanggan, penerapan sistem pembayaran digital juga diharapkan mampu mengurangi antrean di kantor pelayanan yang selama ini sering terjadi ketika pelanggan datang untuk membayar tagihan air.

Di sisi lain, sistem tersebut juga dinilai meningkatkan keamanan transaksi serta mendukung efisiensi operasional perusahaan melalui pencatatan administrasi yang lebih tertata dan terdokumentasi secara elektronik.

“Selain meningkatkan kenyamanan pelanggan, kebijakan ini juga bertujuan untuk mengurangi antrean di kantor pelayanan, meningkatkan keamanan transaksi, serta mendukung efisiensi operasional perusahaan,” ucapnya.

Perumdam TTB berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan baru ini sebagai bagian dari langkah modernisasi pelayanan publik. Dukungan pelanggan dinilai penting agar sistem pembayaran digital dapat berjalan optimal serta memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna layanan air bersih di Kabupaten Kutim.

“Kami berharap pelanggan dan masyarakat dapat mendukung program sistem pembayaran yang baru demi kemudahan dan pelayanan yang lebih optimal ke depan,” ujar Suparjan. (kopi3)

Memuat tombol bagikan...