Wabup Kutim Mahyunadi saat hadiri Maulid Nabi di Rumah Qur’an Ridhotullah. Foto : Nasruddin/Pro Kutim
SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Rumah Qur’an Ridhotullah di Gang Wulan, Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara, Minggu (13/9/2026) pagi. Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Kegiatan mengusung tema “Menanamkan Rasa Cinta dan Meneladani Akhlakul Karimah Nabi Muhammad SAW serta Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah untuk Meneguhkan Iman dan Taqwa.”
Mahyunadi hadir bersama Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi, Kepala Desa Sangatta Utara Mulyanti, serta Ketua RT 39 Sangatta Utara Jamil Harahap. Tausiyah dalam kegiatan tersebut disampaikan Ustaz Arafah.
Kehadiran Wakil Bupati dan rombongan disambut ratusan santri, wali santri, pengurus Rumah Qur’an Ridhotullah, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Mahyunadi mengapresiasi antusiasme masyarakat Kutim dalam menjaga tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurut dia, kegiatan keagamaan semacam ini memiliki nilai penting dalam memperkuat keimanan sekaligus membangun karakter generasi muda.

“Saya sangat senang dan bahagia sekali bisa berada di tempat ini untuk melaksanakan Maulid bersama, apalagi di tengah-tengah anak-anak santri TK dan TPA yang sedang membekali diri dengan Al-Qur’an,” ujar Mahyunadi.
Ia menilai pembinaan anak sejak usia dini menjadi salah satu bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan agama, kata dia, perlu berjalan seiring dengan pendidikan intelektual.
Mahyunadi bahkan berharap para santri yang saat ini belajar dan menghafal Al-Qur’an kelak dapat menjadi pemimpin di Kutim dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama.

“Anak-anak yang menghafal dan mengerti Al-Qur’an ini nantinya yang akan menjadi kader pejabat dan pemimpin baru di Kutim. Jika mereka punya pegangan Al-Qur’an, insya Allah saat memimpin nanti mereka menjadi pemimpin yang jujur dan bertakwa,” katanya.
Selain pembinaan karakter, Mahyunadi menekankan pentingnya dukungan terhadap sarana dan prasarana lembaga pendidikan Islam. Fasilitas yang memadai dinilai dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi para santri.
Sementara itu, Ketua RT 39 Sangatta Utara Jamil Harahap menyatakan dukungan warga terhadap keberadaan Rumah Qur’an Ridhotullah. Menurutnya, lembaga tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pembinaan keagamaan di lingkungan tempat tinggal mereka.


“Kami di lingkungan RT 39 sangat mendukung keberadaan Rumah Qur’an ini. Kita harus peduli terhadap perkembangan anak-anak kita agar mereka semakin memahami ajaran agama Islam dan kitab sucinya,” ujar Jamil.
Jamil sekaligus menyampaikan aspirasi warga terkait kebutuhan penambahan fasilitas sanitasi. Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah santri dan adanya kegiatan pembinaan yang terkadang dilaksanakan dengan sistem menginap.
Sebelumnya, Ketua Panitia sekaligus Pengasuh Rumah Qur’an Ridhotullah, Ustaz Helmi Khairullah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah, keluarga besar Rumah Qur’an, serta masyarakat yang mendukung kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan rutin tahunan ini merupakan gabungan dari peringatan Maulid Nabi, peringatan HUT Kemerdekaan RI, serta Milad Rumah Qur’an yang ke-7. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak dan mohon maaf jika ada kekurangan dalam penyambutan,” kata Helmi.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, diharapkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak, terus diperkuat. Rumah Qur’an Ridhotullah dapat berkembang dan semakin banyak melahirkan generasi Kutim yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.(kopi14/kopi13/kopi3)








