Wakil Bupati Kutim Mahyunadi meninjau lokasi kebakaran di kawasan Sungai Aji, Desa Sepaso Induk, Kecamatan Bengalon. Foto: Miftah/ Nupiasnyah/Pro Kutim
BENGALON — Usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sepaso Induk, Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi meninjau lokasi kebakaran di kawasan Sungai Aji, Minggu (20/9/2026).
Mahyunadi melihat langsung kondisi rumah warga yang terdampak kebakaran. Ia juga menemui warga dan menyerahkan sejumlah bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka setelah musibah tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 Wita. Asni, warga setempat, menjadi salah satu orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut setelah melihat kobaran api dari bagian depan sebuah rumah.

“Iya, saya lihat ada api. Saya kemudian meminta tolong warga untuk bantu memadamkan,” ujar Asni saat ditemui di lokasi.
Warga selanjutnya berupaya memadamkan api menggunakan air seadanya sembari menghubungi tim pemadam kebakaran. Petugas pemadam kebakaran tanggap darurat kemudian tiba di lokasi dan melakukan penanganan.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 Wita. Petugas selanjutnya memeriksa lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun potensi penyalaan kembali.
Saat meninjau lokasi, Mahyunadi berbincang dengan warga untuk mengetahui kondisi mereka sekaligus melihat langsung dampak kebakaran. Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan warga yang terdampak.

“Kita hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan kebutuhan warga setelah musibah ini,” ujar Mahyunadi.
Berdasarkan laporan awal, sedikitnya enam rumah terdampak dalam kebakaran tersebut. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kebakaran juga menyebabkan gangguan aliran listrik di sekitar lokasi.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan awal, api diduga berasal dari salah satu rumah yang dalam kondisi kosong dan tidak berpenghuni.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait selanjutnya melakukan pendataan terhadap warga terdampak serta memastikan penanganan pascakebakaran dapat dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kehadiran Wakil Bupati di lokasi sekaligus menjadi bentuk respons pemerintah daerah untuk memastikan kondisi warga terdampak mendapat perhatian setelah musibah yang terjadi pada Minggu dini hari tersebut.(kopi8/kopi13/kopi3)








