Widget Gambar

Pelanggan Perumdam TTB-Kutim Mulai Beralih ke Pembayaran Digital

Pelanggan Perumdam TTB-Kutim Mulai Beralih ke Pembayaran Digital
hms3
Memuat tombol bagikan...

foto Humas Perumdam TTB-Kutim

SANGATTA - Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim) mengimbau para pelanggan untuk mulai beralih ke sistem pembayaran digital seiring rencana penutupan seluruh loket pembayaran manual di tingkat kantor unit maupun cabang pada 4 Mei 2026 mendatang. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya transisi layanan menuju sistem transaksi yang lebih praktis dan efisien.

Dalam beberapa waktu terakhir, manajemen Perumdam mencatat perubahan pola pembayaran pelanggan yang semakin condong memanfaatkan layanan daring dibanding datang langsung ke kantor pelayanan.

Kepala Cabang Perumdam Sangatta Utara, Hevi Muhammad, menyebutkan bahwa kecenderungan tersebut terlihat dari berkurangnya jumlah pelanggan yang melakukan pembayaran secara langsung di loket kantor.

“Pemahaman pelanggan saat ini sudah mulai meningkat. Mereka sudah mulai paham dan terbiasa melakukan pembayaran secara online,” ujar Hevi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2026).

Menurut dia, perubahan itu tidak terlepas dari sosialisasi yang secara konsisten dilakukan pihak manajemen kepada masyarakat. Melalui pendekatan persuasif, petugas di loket pelayanan turut memberikan penjelasan mengenai berbagai alternatif kanal pembayaran digital yang kini tersedia.

Melalui sistem tersebut, pelanggan memiliki sejumlah pilihan jalur transaksi yang telah terhubung langsung dengan sistem Perumdam TTB Kutim. Pembayaran dapat dilakukan melalui jaringan Payment Point Online Bank (PPOB) maupun berbagai mitra layanan digital lainnya.
Adapun kanal pembayaran yang tersedia meliputi layanan perbankan seperti Bankaltimtara, BRI, BRIlink, Bank Danamon, Bank Mandiri, BCA, BSI, BNI, serta Bank Muamalat. Selain itu, pembayaran juga dapat dilakukan melalui sejumlah platform digital dan jaringan ritel modern. Beberapa di antaranya yakni Shopee, Tokopedia, Alfamidi, Indomaret, Pos Indonesia, hingga layanan Fastpay Sentra Bisnis.

Dengan berbagai pilihan tersebut, pelanggan dapat melakukan pembayaran dari beragam titik layanan tanpa harus datang ke kantor Perumdam. Sebagai bagian dari proses penyesuaian, Perumdam Cabang Sangatta Utara juga mulai membatasi jam operasional pelayanan tatap muka. Saat ini loket kantor hanya beroperasi hingga pukul 12.00 WITA. Kebijakan tersebut dimaksudkan sebagai langkah pembiasaan agar pelanggan secara bertahap menggunakan kanal pembayaran digital.

Selain itu, kemudahan juga diberikan bagi pelanggan yang ingin mengajukan pembukaan segel sambungan air setelah melunasi tunggakan lebih dari tiga bulan. Proses tersebut kini tidak lagi mengharuskan pelanggan datang langsung ke kantor pelayanan.

“Kami mengimbau pelanggan yang sudah melunasi tunggakan untuk tidak perlu lagi ke kantor hanya untuk meminta buka segel. Cukup kirimkan bukti bayar melalui WhatsApp Call Center (0811-591-515), petugas kami akan segera memprosesnya,” pungkas Hevi.

Melalui imbauan ini, manajemen berharap pelanggan dapat segera menyesuaikan diri dengan mekanisme pembayaran digital yang telah disediakan. Sehingga pelayanan distribusi air bersih tetap berjalan lancar ketika seluruh loket pembayaran manual resmi ditutup pada awal Mei mendatang. (*/kopi3)

Memuat tombol bagikan...