Foto: ist
SANGATTA - Di tengah situasi darurat medis yang kerap datang tanpa aba-aba, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Kesehatan memastikan layanan ambulans kegawatdaruratan dapat diakses masyarakat secara cuma-cuma. Warga yang mengalami kondisi medis mendesak, seperti kecelakaan, stroke, serangan jantung, maupun keadaan darurat kesehatan lainnya, dapat segera menghubungi layanan PSC 119 Kutim Siaga untuk mendapatkan pertolongan dan penjemputan menuju rumah sakit.
Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat respons penanganan kegawatdaruratan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat. Dalam keadaan kritis, kecepatan penanganan kerap menjadi faktor penentu keselamatan pasien. Karena itu, keberadaan layanan ambulans yang dapat dihubungi kapan saja menjadi instrumen penting dalam sistem kesehatan daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati, mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas tersebut apabila menghadapi keadaan yang memerlukan tindakan medis segera.
“Bapak atau ibu, apabila ada kecelakaan atau ada yang stroke atau serangan jantung di rumah atau kondisi emergency lain yang perlu ambulance ke rumah sakit, bisa kami jemput, GRATIS. Segera telpon 119, bebas pulsa, terhubung langsung ke PSC (Public Safety Center) 119 Kutim Siaga atau 112 Kutim Siaga. Bisa juga ke HP PSC 0811-5990-3119. Terima kasih, salam sehat,” kata dr Yuwana Sri Kurniawati.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang responsif dan mudah dijangkau masyarakat. Melalui PSC 119 Kutim Siaga, petugas akan menerima laporan kedaruratan, melakukan asesmen awal, kemudian mengoordinasikan penanganan serta pengiriman ambulans ke lokasi pasien. Keberadaan nomor layanan 119 dan 112 juga memberikan kemudahan karena dapat diakses tanpa biaya pulsa. Dalam kondisi yang memerlukan komunikasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi nomor telepon seluler PSC Kutim Siaga di 0811-5990-3119.
Bagi tenaga kesehatan, penanganan kasus seperti stroke dan serangan jantung memiliki apa yang dikenal sebagai “golden period” atau masa emas penanganan. Pada rentang waktu itulah peluang pasien untuk selamat maupun terhindar dari kecacatan permanen dapat meningkat apabila mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin. Demikian pula pada kasus kecelakaan lalu lintas maupun insiden lainnya yang membutuhkan evakuasi segera menuju fasilitas kesehatan.
Karena itu, Dinas Kesehatan Kutim mengajak masyarakat untuk menyimpan nomor layanan darurat tersebut dan menyebarluaskan informasinya kepada keluarga, kerabat, serta lingkungan sekitar. Langkah sederhana itu dapat menjadi pengetahuan penting yang sewaktu-waktu dibutuhkan ketika situasi genting datang tanpa diduga.
Dengan dukungan PSC 119 Kutim Siaga yang beroperasi sebagai pusat layanan kegawatdaruratan, masyarakat Kutim kini memiliki jalur cepat untuk memperoleh bantuan medis. Kehadiran layanan ambulans gratis tersebut tidak hanya menjadi sarana transportasi pasien, melainkan juga wujud ikhtiar pemerintah daerah dalam memastikan setiap warga memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pertolongan pada saat-saat paling menentukan dalam hidupnya. (kopi3)








