Widget Gambar

Salat Id Muhammadiyah Kutim di Tujuh Lokasi, Seruan Perkuat Empati dan Persatuan

Salat Id Muhammadiyah Kutim di Tujuh Lokasi, Seruan Perkuat Empati dan Persatuan
Kopi 8
Memuat tombol bagikan...

Momen berlangsungnya Salat Idulfitri 1447 H di Halaman Kantor Kecamatan Sangatta Utara. Foto: Miftah/Pro Kutim

SANGATTA – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di tujuh titik lokasi. Salah satunya berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Sangatta Utara, Jumat (20/4/2025).

Sejak pagi, suasana teduh menyelimuti kawasan pelaksanaan salat. Sinar mentari yang muncul perlahan turut mengiringi kedatangan jemaah yang berbondong-bondong memadati lokasi. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah kehadiran yang terus berdatangan hingga pelaksanaan dimulai.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan, pengamanan dilakukan oleh personel Polres Kutim dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selain itu, Satuan Sabhara Polres Kutim juga menyediakan fasilitas tempat wudhu keliling guna membantu kebutuhan jemaah.

Kegiatan diawali dengan pembacaan sambutan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang dibacakan oleh Supran, mewakili Camat Sangatta Utara Hasdiah.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa nilai-nilai Ramadan seperti kesabaran, kejujuran, disiplin, dan kepedulian harus terus dihidupkan sebagai pondasi persatuan masyarakat Kutim yang majemuk.

“Mari kita jadikan Idulfitri ini bukan sekadar kemenangan spiritual, tetapi juga kemenangan sosial dengan memperkuat persaudaraan, menumbuhkan empati, serta bersama mewujudkan Kutim yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” demikian isi sambutan tersebut.

Selanjutnya, Ketua PD Muhammadiyah Kutim, KH Suyuti, turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Ia juga mendoakan agar seluruh amalan selama bulan Ramadan, seperti puasa, salat tarawih, membaca Al-Qur’an, dan berbagai amal ibadah lainnya, diterima oleh Allah SWT.

Pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung dengan khusyuk dan tertib. Bertindak sebagai imam adalah Ustaz Mujahidul Wathoni, yang memimpin jalannya salat dengan penuh kekhidmatan.

Sementara itu, khutbah Idulfitri disampaikan oleh Ustaz Achmad Syukron. Dalam khutbahnya, ia mengingatkan bahwa orang yang berpuasa akan memperoleh dua kebahagiaan, yakni saat berbuka puasa dan saat bertemu dengan Allah SWT.

Ia juga menekankan bahwa Idulfitri menjadi momentum kembalinya manusia kepada kesucian jiwa. Oleh karena itu, kondisi fitrah tersebut harus dijaga dengan terus melaksanakan berbagai amal saleh setelah Ramadan.

“Sudah sepatutnya jiwa yang telah kembali suci ini dipertahankan dengan memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.(kopi8/kopi13/kopi3)

Memuat tombol bagikan...