Widget Gambar

Sangkulirang Dapat Air Bersih, Bupati Bidik Akses Pelni di 2028

Sangkulirang Dapat Air Bersih, Bupati Bidik Akses Pelni di 2028
Irfan Aditama
Memuat tombol bagikan...

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat Kemerdekaan di area Lapangan Sepak Bola Rajawawali Sangkulirang. Foto

SANGKULIRANG - Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meresmikan pengoperasian air bersih Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Sangkulirang, Minggu (30/8/2026) pagi. Proyek strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim dengan PT Melati Bakti Sakti (MBS) Kalimantan Timur yang memanfaatkan fasilitas SPAM di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK).

Dalam sambutannya usai melepas Jalan Sehat Kemerdekaan gelaran Komunitas Jalan Sehat Sangkulirang (KJSS) di Lapangan Sepak Bola Rajawali Desa Benua Baru Ilir Kecamatan Sangkulirang, Ardiansyah menyampaikan bahwa tahap awal penyaluran ini telah menjangkau 1.400 sambungan rumah (SR) dan akan segera ditambah 500 sambungan baru. Ia mengimbau warga yang belum terhubung untuk segera mendaftarkan diri memanfaatkan kuota tambahan tersebut guna mengatasi masalah ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi kendala utama di wilayah tersebut.

"Alhamdulillah air bersih sudah lancar. Kemudian listrik juga di beberapa desa Kecamatan Sangkulirang sudah lancar. Intinya adalah mari kita manfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya," ujar Ardiansyah disaksikan Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan dan Arfan, Anggota DPRD Kutim Ardiansyah, Camat Sangkulirang Cipto Buntoro dan undangan yang hadir.

Selain peresmian air bersih, Bupati juga mengungkapkan bahwa enam desa di Sangkulirang kini telah menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh dari PT PLN (Persero). Peningkatan infrastruktur dasar ini dibarengi dengan rencana pengembangan konektivitas laut melalui jalur pelayaran nasional.

Pemerintah Kabupaten Kutim telah meneken nota kesepahaman dengan Kementerian Perhubungan di Semarang beberapa waktu lalu. Lewat kerja sama tersebut, Pelabuhan Sungai Tanjung Keramat di Sangkulirang ditargetkan menjadi salah satu titik singgah kapal Pelni paling cepat pada tahun 2028 dengan rute yang menghubungkan wilayah tersebut hingga Palu dan sekitarnya.

"Jadi saudara-saudara kita yang ada di Sangkulirang yang ingin nyeberang ke Palu tidak lagi berenang, nanti naik kapal," kelakar canda Ardiansyah di hadapan warga yang disambut antusias.

Dengan rampungnya sejumlah proyek infrastruktur dasar seperti air bersih, pasokan listrik, serta proyeksi akses pelabuhan dalam beberapa tahun ke depan, pemerintah daerah berharap taraf hidup dan perekonomian masyarakat Kecamatan Sangkulirang dapat meningkat secara signifikan.(kopi13/kopi3)

Memuat tombol bagikan...