Kontingen atlet dan ofisial Perumdam TTB Kutim menunjukkan kekompakan dalam yel-yel sebelum berlaga ke PORDA PERPAMSI VII di Kubar. Foto: Irfan/Pro Kutim
SANGATTA - Penyelenggaraan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) VII yang akan berlangsung di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada 24-27 Juni 2026 tidak sekadar dipandang sebagai panggung unjuk prestasi fisik bagi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim). Lebih dari itu, nilai-nilai sportivitas yang lahir dari arena pertandingan dinilai menjadi instrumen penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Hal tersebut ditegaskan oleh Manajer Satuan Pengawas Intern (SPI) Perumdam TTB Kutim yang juga Ketua Kontingen PORDA PERPAMSI, Agus Sugiharto, di sela-sela pelepasan kontingen di Lapangan Kantor Perumdam TTB Kutim, Kamis (18/6/2026). Ditegaskan Agus, ada korelasi erat antara integritas seorang atlet di lapangan dengan integritas pegawai dalam menjalankan pengawasan serta operasional bisnis perusahaan.
"Di dalam struktur internal perusahaan, SPI memegang mandat untuk memastikan seluruh lini bergerak sesuai dengan prinsip good corporate governance. Di arena olahraga, prinsip itu mewujud dalam bentuk sportivitas dan kepatuhan pada aturan main. Kami ingin semangat jujur dan adil ini membekas dan dibawa pulang ke meja kerja," ujar Agus.

Sebagai bagian dari manajemen yang mengawal jalannya pengawasan internal, Agus menekankan bahwa tantangan yang dihadapi Perumdam TTB Kutim ke depan semakin kompleks. Tuntutan masyarakat akan transparansi pengelolaan aset dan efisiensi distribusi air bersih mengharuskan internal perusahaan memiliki mentalitas yang tangguh dan tidak mudah menyerah.
Menanggapi arahan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman terkait pentingnya mengubah tantangan menjadi peluang bisnis, SPI memandang aspek kepatuhan (compliance) sebagai fondasi utama. Menurut Agus, ketika para pegawai terbiasa berkompetisi secara sehat dan terukur di Kubar nanti, hal itu akan memperkuat kedisiplinan mereka dalam mendeteksi serta memitigasi risiko operasional di lapangan.
"Ajang dua tahunan ini adalah wadah yang tepat untuk menyegarkan kembali motivasi kerja. Kompetisi melatih kita untuk fokus pada tujuan tanpa menabrak regulasi. Output jangka panjang yang kami harapkan dari keikutsertaan 44 personel ini adalah peningkatan performa pengawasan mandiri di setiap unit kerja," tambahnya.

Perumdam TTB Kutim juga memastikan bahwa keterlibatan aktif dalam kegiatan di luar operasional seperti PORDA ini tetap berjalan di atas koridor efisiensi anggaran perusahaan yang akuntabel.
"Dengan demikian, target capaian 19 medali yang dibidik manajemen tidak hanya menjadi kebanggaan di bidang olahraga, tetapi juga merefleksikan efektivitas pembinaan sumber daya manusia yang sehat, kompeten, dan berintegritas tinggi demi optimalisasi layanan air bersih di Kutai Timur," tutupnya.(kopi13/kopi3)








