Widget Gambar

Tingkatkan Mutu Literasi, Dispusip Kutim Genjot Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Tingkatkan Mutu Literasi, Dispusip Kutim Genjot Akreditasi Perpustakaan Sekolah
Kopi 10
Memuat tombol bagikan...

Dispusip Kutim menggelar kegiatan Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah, Desa, dan Kecamatan. Foto: Habibah/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) terus memperkuat kualitas pengelolaan perpustakaan dengan menggelar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah, Desa, dan Kecamatan Tahun 2026 di Ruang Tempudau Kantor Bupati Kutim, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang dibuka Plt Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutim ini dihadiri perwakilann Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, Kepala UPT Perpustakaan Sangatta Utara, Koordinator Pengawas SD dan SMP, serta seluruh pejabat struktural dan fungsional Dispusip Kutim. Hadir pula peserta sosialisasi dari perpustakaan sekolah, desa, dan kecamatan se-Kutim.

Dalam sambutannya, Plt Asisten Administrasi Umum Ade Achmad Yulkafilah menyampaikan apresiasi kepada Dispusip Kutim, khususnya Bidang Pengembangan Perpustakaan, yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengelolaan perpustakaan.

Menurutnya, perpustakaan memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia sehingga harus dikelola secara profesional sesuai standar yang ditetapkan.

“Akreditasi jangan dipandang hanya sebagai proses penilaian untuk memperoleh predikat, tetapi menjadi sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan agar layanan perpustakaan semakin berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispusip Kutim M Ayub melalui Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pemberdayaan Kegemaran Membaca Muhammad Junaid menjelaskan sosialisasi berlangsung selama dua hari, 19–20 Agustus 2026. Hari pertama diperuntukkan bagi pustakawan sekolah, sedangkan hari kedua diikuti pustakawan perpustakaan kecamatan dan desa

"Sebanyak 20 perpustakaan kecamatan dan desa mengikuti kegiatan ini. Kuota peserta dibatasi agar proses pendampingan dan diskusi mengenai standar perpustakaan nasional dapat berjalan lebih efektif," sebutnya dalam laporan.

Dispusip Kutim juga memaparkan sejumlah program literasi yang telah berjalan sepanjang 2026. Di antaranya lomba bertutur tingkat SD yang dibuka Bunda Literasi Kutim, sosialisasi kewenangan perpustakaan bagi camat dan kepala desa, serta pembinaan perpustakaan di berbagai kecamatan.

"Ke depan, Dispusip Kutim telah menyiapkan sejumlah agenda literasi, seperti Dongeng 1.000 Anak, lomba mewarnai dan menggambar, lomba cipta puisi, hingga Anugerah Literasi Kutai Timur yang akan digelar pada Oktober 2026 bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten Kutai Timur," tambahnya.

Selanjutnya, Anugerah Literasi akan menjadi ajang pemberian penghargaan kepada tokoh dan penggiat literasi, sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba literasi yang telah dilaksanakan.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Marthen Rumana dari Dispusip Provinsi Kalimantan Timur dan Mustang dari Perpustakaan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang membahas mekanisme akreditasi, standar nasional perpustakaan, serta persiapan yang harus dilakukan perpustakaan agar memenuhi indikator akreditasi.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kutim berharap seluruh perpustakaan sekolah, desa, dan kecamatan semakin siap memenuhi standar nasional, sehingga mampu meningkatkan budaya baca, kualitas layanan informasi, dan penguatan literasi masyarakat di Kabupaten Kutim.(kopi10/kopi13)

Memuat tombol bagikan...