Widget Gambar

Wabup Kutim Mahyunadi Ajak Pelajar Kutim Luruskan Sejarah 

Wabup Kutim Mahyunadi Ajak Pelajar Kutim Luruskan Sejarah 
Kopi 5
Memuat tombol bagikan...

Wabup Mahyunadi sampaikan pesan dalam pembukaan Workshop Storytelling & Digital Content Sejarah Lokal. Foto: Bagus/Pro Kutim

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim), Mahyunadi, secara resmi membuka Workshop Storytelling & Digital Content Sejarah Lokal di Resto Zenova Royale Hotel, Rabu (9/9/2026). Dalam pembukaan tersebut, Wabup mengajak generasi muda untuk aktif mempelajari dan meluruskan sejarah daerah melalui riset serta sumber-sumber yang absah.

Di hadapan peserta yang terdiri dari 15 pelajar tingkat SMA sederajat asal Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Mahyunadi menyambut positif pelaksanaan workshop tersebut. Menurutnya, pelatihan ini krusial untuk mencetak talenta penutur cerita (storyteller) yang mampu menyuarakan sejarah dan kebudayaan Kutim secara akurat di era digital.

"Acara ini sangat penting untuk memberi manfaat kepada para peserta agar menjadi talent storyteller tentang Kutai Timur. Mengutip pernyataan Winston Churchill, "sejarah dibuat oleh pemenang". Karena itu, workshop ini penting untuk melihat sejarah dan budaya leluhur kita yang sebenarnya," ujar Mahyunadi.

Lebih lanjut, Mahyunadi menekankan bahwa mempelajari sejarah merupakan strategi terbaik untuk meraih kesuksesan sekaligus menghindari kegagalan. Ia mengingatkan agar generasi muda tidak sekadar melakukan spekulasi atau trial and error tanpa didasari oleh riset dan bimbingan para ahli.

Untuk memberi gambaran pentingnya persatuan dan pemahaman diri, Wabup mencontohkan kisah peradaban Andalusia yang runtuh akibat perpecahan internal, serta mengutip filosofi strategi perang legendaris karya Sun Tzu.

"Untuk menang dari musuh, maka kenalilah dirimu sebelum mengenal musuhmu. Kita bisa belajar dari sejarah Andalusia yang hancur karena pecah belah. Jika sejarah ditulis oleh pemenang, maka jadilah generasi pemenang," tegas Wabup membakar semangat para peserta.

Ia pun berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian workshop yang berlangsung hingga 11 September 2026 ini dengan sungguh-sungguh, sehingga kelak mampu menjadi sosok ahli yang mempopulerkan sejarah lokal Kutim.

Rangkaian acara pembukaan tersebut kemudian ditutup dengan prosesi penyerahan cindera mata serta sesi foto bersama antara wabup, jajaran dinas terkait, dan seluruh peserta pelatihan.(kopi5/kopi13/kopi3)

Memuat tombol bagikan...