Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat meresmikan Sekretariat Desa dan Ruang Kreasi Masyarakat Sepaso Timur. Foto: Nasruddin/Pro Kutim
BENGALON - Warga Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), kini memiliki fasilitas yang dapat menunjang dua kebutuhan sekaligus. Yakni pelayanan pemerintahan yang lebih memadai dan ruang untuk mengembangkan keterampilan serta kreativitas. Gedung Sekretariat Desa dan Ruang Kreasi Masyarakat diharapkan menjadi fasilitas yang digunakan langsung warga untuk mendukung berbagai aktivitas pelayanan, pembelajaran, dan kegiatan produktif. Kedua fasilitas tersebut diresmikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Minggu (27/9/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ardiansyah sebagai tanda resmi digunakannya Gedung Sekretariat Desa dan Ruang Kreasi Masyarakat Desa Sepaso Timur.
Gedung Sekretariat Desa dibangun menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD), sedangkan Ruang Kreasi Masyarakat mendapat dukungan PT Perkasa Inakakerta melalui program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Bagi warga, keberadaan sekretariat desa diharapkan mendukung pelayanan administrasi yang lebih tertata. Adapun Ruang Kreasi Masyarakat disiapkan sebagai ruang bersama bagi pelajar dan masyarakat untuk belajar, berkreasi, mengembangkan keterampilan, serta melahirkan berbagai gagasan yang dapat mendukung kegiatan sosial dan ekonomi desa.

Ardiansyah mengapresiasi kolaborasi pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan dunia usaha dalam menghadirkan fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
"Peresmian gedung sekretariat dan ruang kreasi masyarakat ini merupakan bukti nyata sinergi yang baik antara pemerintah desa dan dunia usaha. Bangunan ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik," kata Ardiansyah.
Menurut dia, pembangunan fasilitas publik harus diikuti dengan pemanfaatan yang optimal. Gedung pemerintahan perlu mendorong pelayanan yang lebih efektif, sedangkan ruang kreasi harus memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
"Dengan diresmikannya fasilitas ini, saya berharap kinerja pemerintahan desa semakin maksimal sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat. Ruang kreasi juga harus menjadi wadah lahirnya berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan dan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Camat Bengalon Muhammad Harun Al Rasyid menjelaskan, kedua fasilitas tersebut dibangun melalui sumber pendanaan yang berbeda. Gedung Sekretariat Desa Sepaso Timur bersumber dari ADD, sedangkan Ruang Kreasi Masyarakat dibangun melalui dukungan PT Perkasa Inakakerta.
"Hari ini kita menyaksikan peresmian Gedung Sekretariat Desa Sepaso Timur yang bersumber dari ADD serta Ruang Kreasi Masyarakat yang pembangunannya didukung melalui kolaborasi dengan PT Perkasa Inakakerta," kata Harun.
Menurut dia, dukungan perusahaan yang beroperasi di wilayah Bengalon turut membantu pemerintah memenuhi kebutuhan pembangunan fasilitas umum dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Alhamdulillah, kolaborasi dan koordinasi antara pemerintah desa dengan perusahaan di wilayah Bengalon berjalan sangat baik. Berbagai kegiatan pembangunan di kecamatan kami juga mendapat dukungan dari perusahaan," ujarnya.
Kepala Teknik Tambang PT Perkasa Inakakerta Yohanes mengatakan perusahaan berkomitmen terus mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan atau Ring 1.

Menurut dia, pembangunan Ruang Kreasi Masyarakat tidak hanya ditujukan untuk menyediakan bangunan fisik, tetapi juga menciptakan ruang yang dapat dimanfaatkan pelajar dan masyarakat untuk belajar, berkreasi, serta mengembangkan inovasi.
"Pembangunan Ruang Kreasi Masyarakat ini bukan sekadar mendirikan bangunan, tetapi juga menciptakan wadah bagi pelajar dan masyarakat untuk belajar, berkreasi, dan berinovasi," katanya.
Selain pembangunan fasilitas tersebut, PT Perkasa Inakakerta menjalankan sejumlah program melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Program itu mencakup bidang pendidikan, pertanian, dan lingkungan.
Di bidang pendidikan, perusahaan memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Pada sektor pertanian, terdapat program cetak sawah seluas 7,5 hektare beserta bantuan bibit. Sementara di bidang lingkungan, perusahaan memberikan bantuan mesin pencacah plastik dan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah.
Rangkaian dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pembangunan di tingkat desa. Pemerintah desa memanfaatkan ADD untuk memperkuat sarana pemerintahan, sedangkan dukungan perusahaan diarahkan pada fasilitas dan program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.
Kini, tantangannya adalah memastikan kedua fasilitas itu tidak berhenti sebagai bangunan baru. Sekretariat Desa diharapkan memperkuat pelayanan kepada warga, sementara Ruang Kreasi Masyarakat dapat menjadi ruang tumbuh bagi keterampilan, kreativitas, dan inovasi warga Sepaso Timur. (kopi14/kopi3)








