Widget Gambar

Kejurkab Bulutangkis Kutim 2026 Ditutup, Bibit Atlet Baru Bermunculan

Kejurkab Bulutangkis Kutim 2026 Ditutup, Bibit Atlet Baru Bermunculan
kopi 14
Memuat tombol bagikan...

Penutupan Kejurkab Bulutangkis Kutim 2026 di HB Arena Billiard & Badminton atau GOR Habibi, Desa Benua Baru, Kecamatan Sangkulirang, Jum'at (18/9/2026). Foto : Istimewa

SANGKULIRANG - Kejuaraan Bulutangkis Kabupaten (Kejurkab) Kutai Timur (Kutim) Tahun 2026 resmi ditutup. Penutupan dilakukan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan yang mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di HB Arena Billiard & Badminton atau GOR Habibi, Desa Benua Baru, Kecamatan Sangkulirang, Jumat (18/9/2026).

Penutupan turut dihadiri Camat Sangkulirang Cipto Buntoro, para kepala desa, Ketua dan pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutim, perwakilan Danramil 0900-02/Sangkulirang, serta semua pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan.

Pada kelompok usia dini hingga pemula, sejumlah atlet berhasil tampil sebagai juara. Al Raskha dari PB Kalianusa meraih juara Tunggal Usia Dini Putra, Hana Humaira dari PB Surya Damai menjadi juara Tunggal Usia Dini Putri, Muhammad Al Farizy dari PB Kalianusa menjuarai Tunggal Anak-Anak Putra, dan Syaufah Nurul Aini dari PB Kalianusa meraih gelar Tunggal Anak-Anak Putri.

Memasuki kategori pemula, Dermawan Saputra dari PB Surya Damai tampil sebagai juara Tunggal Pemula Putra. Sementara itu, Assyifa Nur Wahidah dari PB Kalianusa memborong gelar juara Tunggal Pemula Putri dan Ganda Pemula Putri bersama Wulan Suci Ramadhani dari PB Kalianusa. Gelar Ganda Pemula Putra diraih pasangan Edden Heazzer South dan Januargi Muhammad dari PB Kalianusa.

Pada kelompok remaja, taruna hingga dewasa, persaingan juga berlangsung ketat. Rhiyo Fernando Leqbit dari PB Mulia Baru menjuarai Tunggal Remaja Putra sekaligus Ganda Remaja Putra bersama Muhammad Nur Fajaryansyah. Di kelompok Remaja Putri, Liwani Nur Salma dari PB Mulia Baru menjadi juara kategori tunggal serta Ganda Remaja Putri bersama Dita Nirzani yang juga berasal dari PB Mulia Baru.

Untuk kelompok Taruna, Muhammad Dani dari PB Mulia Baru meraih gelar juara Tunggal Putra. Khayyirah Aqinta dari PB Benua Baru Ilir menjadi juara Tunggal Putri sekaligus Ganda Putri bersama Dinda Aulya Ramadhany dari PB Benua Baru Ilir. Sementara itu, pasangan Eza Muadil Mulia dan Muhammad Fadilla dari PB Benua Baru Ilir sukses meraih juara Ganda Putra.

Pada kategori Dewasa, gelar juara Ganda Dewasa Putra diraih pasangan Rendi dan Faqih dari PB Mulia Baru. Sedangkan kategori Ganda Dewasa Putri dimenangkan pasangan Annisa dan Uci yang juga berasal dari PB Mulia Baru. Capaian tersebut menunjukkan persaingan antarklub berlangsung merata sekaligus memberikan ruang bagi atlet dari berbagai kelompok usia untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

Pada kesempatan tersebut, Basuki Isnawan mengatakan pembinaan olahraga tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar prestasi. Menurutnya, olahraga juga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Pembinaan olahraga bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga bagaimana kita membangun kebiasaan hidup sehat dan menciptakan kegiatan positif bagi masyarakat,” kata Basuki.

Ia mengapresiasi PBSI Kutim yang terus menggelorakan olahraga bulutangkis di berbagai kecamatan. Menurutnya, kegiatan seperti Kejurkab menjadi bagian penting dalam membangun budaya olahraga sekaligus membuka ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial dari daerah.

“Selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Yang juara jangan cepat puas, terus berlatih dan berlatih. Yang belum berhasil jangan putus asa dan kecewa, tetap berlatih,” ucapnya.

Basuki menambahkan, olahraga dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang produktif. Karena itu, keberadaan kompetisi olahraga di tingkat daerah dinilai perlu terus didukung dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Aktivitas olahraga menjadi salah satu langkah untuk mendorong generasi muda menjauhi berbagai perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PBSI Kutim Daniel Politius Sebayang mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Kejurkab Bulutangkis Kutim 2026 hingga dapat berjalan dengan baik. Ia menyebut turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk menyalurkan minat dan bakat masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya sebagai wadah menyalurkan minat dan bakat di bidang bulutangkis, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujar Daniel.

Melalui kegiatan ini, PBSI Kutim diharapkan terus memperluas pembinaan dan penjaringan atlet potensial di seluruh wilayah Kutim, sehingga lahir lebih banyak atlet yang mampu berprestasi di tingkat daerah, regional hingga nasional. (kopi14)

Memuat tombol bagikan...