Widget Gambar

12 Wakil Kutim Bela Kaltim di MTQ Nasional, 8 Tembus Final

12 Wakil Kutim Bela Kaltim di MTQ Nasional, 8 Tembus Final
kopi 15
Memuat tombol bagikan...

Foto: Istimewa 

SEMARANG – Kutai Timur memiliki alasan untuk bangga di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Sebanyak 12 putra-putri asal Kutai Timur menjadi bagian dari 56 peserta yang memperkuat kafilah Kalimantan Timur pada kompetisi Al-Qur’an tingkat nasional tersebut.

Dari 12 peserta Kutai Timur itu, delapan berhasil melaju ke babak final. Mereka menembus persaingan bersama peserta dari berbagai provinsi yang datang membawa kemampuan terbaik di cabang dan golongan masing-masing.

Capaian tersebut tidak hanya menjadi catatan bagi kafilah Kalimantan Timur, tetapi juga menunjukkan bahwa peserta dari Kutai Timur mampu bersaing ketika diberi ruang untuk tampil di tingkat nasional.

Kehadiran 12 peserta asal Kutai Timur juga memperlihatkan beragam potensi generasi Qur’ani di daerah. Kemampuan yang dibawa ke Semarang tidak hanya berkaitan dengan seni membaca Al-Qur’an, tetapi juga hafalan, pemahaman, penulisan, hingga seni kaligrafi.

Peserta asal Kutai Timur tersebar pada sejumlah cabang. Muhammad Abdan Faza dari Sangatta Utara tampil pada Qira’at Murattal Dewasa Putra, sedangkan Nadita Aisyah dari Sangkulirang mengikuti Tilawah Dewasa Putri.

Fajriatinnur dari Sangatta Utara mengikuti Qira’at Mujawwad Dewasa Putri. Sementara Norhalisa, juga dari Sangatta Utara, tampil pada Tilawah Remaja Putri.

Pada cabang Tahfidz, Kutai Timur diwakili Muhammad Murjani Alawi dari Bengalon pada golongan Tahfidz 1 Juz Putra dan Nita Rahmatiah dari Sangatta Utara pada golongan Tahfidz 5 Juz Putri.

Kemudian Syifa dari Sangatta Utara dan Herda Zhahira dari Sangatta Selatan mengikuti Fahmil Qur’an Putri. Nor Aidila Fitria dari Sangatta Selatan tampil pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

Dua wakil lainnya adalah Arif Anggara dari Bengalon pada cabang Khat Mushaf Putra dan Azkia pada cabang Syarhil Qur’an.

Dari seluruh peserta tersebut, delapan berhasil mencapai babak final. Mereka kini memiliki kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaik setelah melewati tahapan perlombaan sebelumnya.

Perjalanan mereka juga menunjukkan bahwa potensi generasi Qur’ani tidak hanya tumbuh di wilayah perkotaan. Peserta dari Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, hingga Sangkulirang mampu membawa nama Kutai Timur dalam kompetisi yang mempertemukan wakil-wakil terbaik dari berbagai daerah.

Keberhasilan delapan peserta mencapai final menjadi modal penting untuk melihat pembinaan Al-Qur’an secara lebih luas. Prestasi di tingkat nasional dapat menjadi pemacu agar pembinaan tidak berhenti setelah sebuah perlombaan selesai, tetapi terus berlanjut kepada generasi berikutnya.

Kini perhatian tertuju kepada delapan peserta yang masih melanjutkan perjuangan di babak final. Mereka diharapkan dapat tampil tenang, menjaga konsentrasi, dan memberikan kemampuan terbaik sesuai cabang masing-masing.

Sementara itu, pengalaman 12 peserta Kutai Timur di MTQ XXXI Nasional tetap menjadi bagian penting dari perjalanan mereka. Bagi yang mencapai final, perjuangan berlanjut. Bagi peserta lainnya, pengalaman bersaing di tingkat nasional menjadi bekal untuk berkembang dan kembali membawa nama daerah pada kesempatan berikutnya.(kopi15/kopi4/kopi3) 

Memuat tombol bagikan...