Widget Gambar

Kutim Sumbang 4 Emas dan 5 Perak untuk Kafilah Kaltim di MTQ Nasional XXXI

Kutim Sumbang 4 Emas dan 5 Perak untuk Kafilah Kaltim di MTQ Nasional XXXI
kopi 15
Memuat tombol bagikan...

Para Kafilah Kutim yang berhasil menjadi juara di MTQ Nasional XXX1.Foto: Istimewa

SEMARANG – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberikan kontribusi signifikan bagi Kafilah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, 12–20 September 2026.

Sebanyak sembilan peserta asal Kutim berhasil menorehkan prestasi pada sejumlah cabang dan golongan yang diperlombakan. Dari jumlah tersebut, Kutim menyumbangkan empat medali emas atau juara pertama dan lima medali perak atau juara kedua bagi Kafilah Kaltim.

Capaian tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Kafilah Kaltim dalam ajang MTQ Nasional yang mempertemukan para peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Prestasi para peserta asal Kutim sekaligus menunjukkan pembinaan tilawah dan seni baca Al-Qur’an yang terus berkembang di daerah.

Empat medali emas diraih Nita Rahmatiah pada cabang Tahfidz 5 Juz Putri, Nor Aidila Fitria pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Azkia pada cabang Syarhil Al-Qur’an, serta Khairin Arafat pada cabang Syarhil Qur’an.

Nita Rahmatiah, peserta asal Kecamatan Sangatta Utara, berhasil menjadi juara pertama pada golongan Tahfidz 5 Juz Putri. Prestasi tersebut menambah daftar capaian Kutim melalui peserta yang tampil dalam cabang hafalan Al-Qur’an.

Sementara itu, Nor Aidila Fitria dari Kecamatan Sangatta Selatan berhasil meraih juara pertama pada cabang KTIQ. Cabang ini menuntut kemampuan peserta dalam mengembangkan gagasan dan pemikiran yang berkaitan dengan nilai-nilai Al-Qur’an melalui karya tulis ilmiah.

Prestasi emas berikutnya diraih Azkia dari Kecamatan Sangatta Utara melalui cabang Syarhil Al-Qur’an. Cabang tersebut memadukan kemampuan menyampaikan kandungan Al-Qur’an secara sistematis dengan keterampilan penyampaian di hadapan dewan hakim.

Kemudian, Khairin Arafat, juga dari Sangatta Utara, berhasil mengamankan juara pertama pada cabang Syarhil Qur’an. Keberhasilan tersebut melengkapi empat medali emas yang disumbangkan peserta asal Kutim untuk Kafilah Kaltim. Selain empat emas, lima peserta Kutim lainnya berhasil membawa pulang medali perak setelah menempati posisi juara kedua.

Medali perak pertama diraih Muhammad Abdan Faza dari Kecamatan Sangatta Utara pada cabang Qiro’at Murattal Dewasa. Kemudian Nadita Aisyah dari Kecamatan Sangkulirang meraih juara kedua pada cabang Tilawah Dewasa Putri.

Prestasi serupa ditorehkan Murjani Alawi dari Kecamatan Bengalon yang menjadi juara kedua pada cabang Tahfidz 1 Juz Putra.

Dua medali perak lainnya disumbangkan peserta cabang Fahmil Putri, yakni Syifa dari Kecamatan Sangatta Utara dan Herda Zhahira dari Kecamatan Sangatta Selatan. Keduanya berhasil menempati posisi juara kedua pada cabang yang menguji penguasaan, pemahaman, serta kemampuan menjawab materi Al-Qur’an.

Dengan demikian, sembilan peserta asal Kutim yang berhasil meraih prestasi pada MTQ Nasional XXXI 2026 adalah
Nita Rahmatiah – Tahfidz 5 Juz Putri – Juara 1/Emas – Sangatta Utara, Nor Aidila Fitria – KTIQ – Juara 1/Emas – Sangatta Selatan, Azkia – Syarhil Al-Qur’an – Juara 1/Emas – Sangatta Utara, Khairin Arafat – Syarhil Qur’an – Juara 1/Emas – Sangatta Utara, Muhammad Abdan Faza – Qiro’at Murattal Dewasa – Juara 2/Perak – Sangatta Utara, Nadita Aisyah – Tilawah Dewasa Putri – Juara 2/Perak – Sangkulirang, Murjani Alawi – Tahfidz 1 Juz Putra – Juara 2/Perak – Bengalon, Syifa – Fahmil Putri – Juara 2/Perak – Sangatta Utara, dan Herda Zhahira – Fahmil Putri – Juara 2/Perak – Sangatta Selatan.

Rangkaian prestasi tersebut menempatkan Kutai Timur sebagai salah satu daerah yang memberikan kontribusi nyata terhadap capaian Kafilah Kalimantan Timur dalam MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Keberhasilan sembilan peserta tersebut tidak hanya menjadi catatan prestasi individu, tetapi juga menjadi gambaran hasil pembinaan generasi Qur’ani di Kutim. Dari berbagai cabang yang diikuti, mulai dari hafalan, tilawah, qiro’at, fahmil, syarhil hingga karya tulis ilmiah, para peserta mampu menunjukkan kemampuan di panggung nasional.

MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang yang berlangsung pada 12–20 September 2026 menjadi ruang bagi para peserta untuk mengukir prestasi sekaligus membawa nama daerah ke tingkat nasional. Bagi Kutim, capaian empat emas dan lima perak menjadi buah dari ketekunan para peserta dalam menjalani proses pembinaan dan persiapan menghadapi kompetisi.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Kutai Timur untuk terus mempelajari, memahami, mengamalkan, serta mengembangkan nilai-nilai Al-Qur’an. Sebab, di balik setiap prestasi yang diraih, terdapat proses panjang yang membutuhkan ketekunan, disiplin, dan pembinaan berkelanjutan.

Sembilan medali yang diraih peserta Kutim pun menjadi catatan tersendiri dalam kiprah daerah pada MTQ Nasional XXXI 2026. Dari Bumi Untung Tuah, nama Kutim turut berkibar di panggung nasional melalui lantunan ayat suci, hafalan, pemahaman Al-Qur’an, syarhil, hingga karya ilmiah.(kopi15/kopi13/kopi3)

Memuat tombol bagikan...