Widget Gambar

Mahyunadi Sebut Akhlak Nabi Jadi Filter di Era Digital 

Mahyunadi Sebut Akhlak Nabi Jadi Filter di Era Digital 
Irfan Aditama
Memuat tombol bagikan...

Momen Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menghadiri Maulid Nabi di Masjid Ar-Rahman Abdullah. Foto: Irfan/Pro Kutim

BENGALON - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi didampingi Camat Bengalon Muhammad Harun Al Rasyid menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar-Rahman Abdullah Rawa Indah, Desa Muara Bengalon, Jalan Poros Sangatta-Bengalon KM 32 RT 10, Jumat (11/9/2026) malam. Acara yang sarat khidmat ini mengangkat tema "Membumikan Akhlak Nabi Muhammad SAW di Tengah Kemajuan Teknologi". Kehadiran orang nomor dua di Kutim tersebut disambut antusias oleh ratusan jemaah yang memadati area masjid sejak selepas Salat Isya.

Dalam sambutannya di hadapan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat, Mahyunadi menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai luhur Rasulullah sebagai pedoman hidup sehari-hari, terutama di tengah gempuran era digital dan modernisasi yang berkembang pesat saat ini. 

Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi membawa dua sisi mata pisau yang dapat berdampak positif maupun negatif terhadap moral generasi muda jika tidak disikapi dengan bijak.

"Teknologi memberikan kemudahan luar biasa dalam kehidupan kita, tetapi di sisi lain juga menjadi tantangan besar bagi akhlak masyarakat, khususnya anak-anak muda kita. Oleh karena itu, keteladanan Nabi Muhammad SAW harus terus kita bumikan dan aplikasikan nyata dalam pemanfaatan teknologi informasi agar kita tidak terjerumus pada hal-hal yang merusak tatanan sosial dan agama," ujar Mahyunadi.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Muara Bengalon untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga kebersamaan dalam membangun daerah. 

"Pembangunan fisik di Kutim tidak akan berjalan secara maksimal tanpa diimbangi dengan pembangunan mental spiritual dan penguatan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keimanan," tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustaz Ilham. Dalam ceramahnya, Ustaz Ilham mengupas mendalam mengenai relevansi akhlak Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi tantangan zaman modern. 

Ia menjelaskan bahwa Rasulullah adalah suri teladan yang sempurna (uswatun hasanah) dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal etika berkomunikasi, menyikapi perubahan zaman, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk kemaslahatan umat.

"Di era kecanggihan gawai dan media sosial saat ini, akhlak mulia seperti sidiq, amanah, tabligh, dan fathonah yang dimiliki Nabi Muhammad SAW harus menjadi filter utama. Jari-jari kita di media sosial adalah cerminan dari akhlak kita di dunia nyata," pesan Ustaz Ilham di hadapan jemaah yang menyimak dengan penuh perhatian.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar-Rahman Abdullah Rawa Indah ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan Kabupaten Kutim, serta ramah tamah antara Wakil Bupati Mahyunadi dan warga Desa Muara Bengalon. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan masyarakat kepada Rasulullah sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif untuk menjaga moralitas bangsa di tengah arus modernisasi.(kopi13/kopi3) 

Memuat tombol bagikan...